TEORI PORTOFOLIO
Arti harfiah dari portofolio adalah
sekumpulan surat-surat. Teori ini disebut sebagai teori portofolio yang mempelajari
bagaimana investasi pada surat-surat berharga. Pada umumnya investor pada
surat-surat berharga ( saham, obligasi dan sebagainya) memilih untuk memiliki
berbagai jenis surat berharga sehingga mereka dikatakan membentuk portofolio.
Teori portofolio ini didasarkan pada kenyataan bahwa umumnya para investor
dalam surat-surat berharga ( yang disebut juga sebagai financial asset ), tidak
menginvestasikan seluruh dana mereka pada satu jenis saham, tetapi
membagi-bagikannya ke dalam berbagai jenis saham atau dengan kata lain mereka
melakukan diversifikasi untuk mengurangi resiko yang ditanggung. Kalau suatu
saham nilainya jatuh, sedangkan saham lain naik, maka kerugian dan keuntungan
ini akan saling mengkompensir. Harga pasar suatu surat berharga mencerminkan
penaksiran consensus pasar akan nilai surat berharga. Suatu pasar keuangan yang
efisien terjadi apabila harga-harga surat berharga mencerminkan semua informasi
yang tersedia di masyarakat, tentang ekonomi tentang pasar-pasar keuangan dan
mengenai perusahaan tertentu tersebut. Harga pasar dari setiap surat berharga
menyesuaikan diri dengan sangat cepat atas setiap informasi baru yang masuk ke
pasar. Sebagai hasilnya harga surat-surat berharga akan berfluktuasi secara
random terhadap nilai “intrinsic” mereka. Perubahan-perubahan harga karena
adanya informasi baru, dikatakan akan mengikuti pola “random walk”. Pengembalian portofolio yang dihapkan dan tingkat resiko
portofolio yang dapat diterima serta menunjukan cara pembentukan portofolio
yang optimal.
Portofolio yang Efisien
dan Optimal
Dalam pembentukan portofolio, investor berusaha memaksimalkan pengembalian yang diharapkan dari investasi dengan tingkat risiko tertentu yang dapat diterima. Portofolio yang dapat mencapai tujuan di atas disebut dengan portofolio yang efisien. Konsep pengembalian yang diharapkan dan risiko akan dijelaskan secara lebih khusus pada saat memasuki pembahasan tentang perkembangan teori portofolio.
Aktiva Berisiko
Versus Aktiva Bebas Risiko Dalam pembentukan portofolio, investor berusaha memaksimalkan pengembalian yang diharapkan dari investasi dengan tingkat risiko tertentu yang dapat diterima. Portofolio yang dapat mencapai tujuan di atas disebut dengan portofolio yang efisien. Konsep pengembalian yang diharapkan dan risiko akan dijelaskan secara lebih khusus pada saat memasuki pembahasan tentang perkembangan teori portofolio.
Aktiva berisiko, merupakan aktiva dimana pengembalian yang akan diterima di masa depan bersifat tidak pasti. Sebagai contoh, seorang investor membeli saham GM hari ini dan bermaksud untuk memegang saham tersebut hingga 1 tahun. Pada saat dilakukan pembelian saham, investor tidak mengetahui besar pengembalian yang akan diterimanya. Pengembalian yang diterima akan tergantung dari harga saham GM satu tahun mendatang dan pendapatan yang diperoleh investor selama 1 tahun. Pengembalian diharapkan dari portofolio aktiva beresiko Nilai yang diberikan kepada pengembalian yang diharapkan dari setiap aktiva merupakan persentase dari nilai pasar aktiva terhadap nilai
E(Rp) = w1E(R1)
+ w2E(R2) + ... + wGE(RG)
Keterangan :
E( ) = harapan
E(Rp) = pengembalian exante – pengembalian diharapkan dari portofolio
sepanjang periode waktu
tertentu
Aktiva bebas risiko, aktiva yang pengembalian masa
depannya dapat diketahui dengan pasti. Aktiva bebas risiko umumnya merupakan
kewajiban jangka pendek dari pemerintah. Sebagai contoh, jika investor membeli
sekuritas pemerintah dengan jangka jatuh tempo 1 tahun dan berniat untuk
menyimpan sekuritas tersebut hingga saat jatuh temponya, maka besar
pengembalian satu tahun mendatang akan diketahui dengan pasti.
Mengukur Pengembalian Diharapkan dari
Suatu Portofolio
Mengukur pengembalian portofolio periode tunggal
Pengembalian diharapkan dari portofolio aktiva beresiko
Mengukur pengembalian portofolio periode tunggal
Pengembalian aktual dari suatu portofolio aktiva sepanjang periode waktu
tertentu dapat dihitung:
|
Rp = w1R1
+ w2R2 + ... + wGRG
G
Rp
= S wg Rg
g=1
|
Keterangan :
Rp = tingkat pengembalian portofolio selama periode berjalan
Rg = tingkat pengembalian aktiva g selama periode berjalan
wg = berat aktiva g pada portofolio – bagian dari nilai pasar keseluruhan
G = jumlah aktiva pada portofolio
Varians Sebagai Alat Ukur Resiko
Varians dari variabel acak adalah ukuran penyimpangan
dari penghasilan ayng mungkin di sekitar nilai yang diharapkanPengembalian aktiva, varians adalah ukuran penyimpangan
penghasilan yang mungkin bagi tingkat pengembalian di sekitar pengembalian yang
diharapkan